Showing posts sorted by relevance for query penanganan-terpadu-sampah-plastik-di. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query penanganan-terpadu-sampah-plastik-di. Sort by date Show all posts

Monday, 14 October 2019

Pasti Dapat Penanganan Terpadu Sampah Plastik Di Sekolah

Penanganan terpadu sampah plastik di sekolah – Banyaknya sampah plastik yang berasal dari kemasan makanan dan minuman menjadi dilema yang dianggap pelik akhir-akhir ini. Di satu sisi hal itu sanggup dimaklumi, kondisi demikian sebagai tanggapan logis dari kemajuan industri plastik dan pengemasan materi makanan dan minuman yang semakin moderen.

Penanganan terpadu sampah plastik di sekolah PASTI BISA Penanganan Terpadu Sampah Plastik di Sekolah
Ilustrasi sampah plastik dan asap pembakaran sampah (doc.matrapendidikan.com)

Namun di sini lain, sampah plastik yang semakin banyak menjadikan kekhawatiran lantaran sanggup mencemari tanah dan air. Seperti diketahui sampah plastik tidak akan terurai oleh basil pengurai di tanah maupun air.

#Membakar sampah plastik

Membakar merupakan salah satu alternatif yang dilakukan selama ini untuk menanggulangi sampah plastik. Namun perjuangan  tersebut dinilai belum efektif mengurangi sampah plastik.

Justru yang terjadi sampah plastik yang dihasilkan setiap hari bukannya semakin berkurang. Selain itu, asap pembakaran sampah plastik sanggup mencemarkan udara dan akan terhirup oleh insan sehingga menjadikan dilema pada pernapasan.
Dampak sampah plastik terhadap lingkungan  memang menyerupai makan buah simalakama. Kenapa tidak? Dibiarkan begitu saja akan menjadikan kerusakan pada tanah dan air. Sebaliknya kalau dibakar akan menjadikan pencemaran udara.

Oleh alasannya ialah itu selama ini penanganan sampah, termasuk sampah plastik, sering terlambat dilakukan. Setelah sampah plastik dirasakan semakin banyak dan menggunung, orang 'terpekik' untuk menanggulanginya.

#Penanganan dari awal secara terpadu

Padahal, kalau dari awal penanganan sampah dilakukan secara berkesinambungan, kondisinya tidak akan semakin berat. Penanganannya di mulai dari lingkungan keluarga, lembaga/instansi dan masyarakat.

Di forum sekolah misalnya, penanganan sampah plastik sanggup dilakukan secara terpadu. Kantin atau warung sekolah sebagai penyedia makanan dan minuman kemasan, sanggup melaksanakan gerakan dari awal dalam penanganan sampah plastik.

Misalnya menciptakan hukum tersendiri bagi siswa yang jajan sehingga sampah plastik tidak berserakan.

Kantin/warung sekolah sekolah berperan penting dalam menunjang proses berguru mengajar di sekolah. Dengan menyediakan makanan dan minuman, termasuk kemasan plastik, membantu siswa mencukupi pasokan energi sehingga berpengaruh untuk menjalani proses berguru di sekolah.
Namun pihak kantin perlu telaten mengambil tindakan biar siswa tidak membuang sampah plastik di lingkungan sekolah. Misalnya, melaksanakan gerakan pencucian sampah plastik di sekitar kantin atau sekitar gedung berguru yang berdekatan dengan kantin/warung sekolah sebelum tutup setiap hari.

Sementara pihak sekolah juga sudah melaksanakan gerakan penanganan sampah plastik setiap saat. Piket kelas membebaskan lingkungan kelas dari sampah plastik yang bertebaran dan mengumpulkannya pada daerah sampah..
Kemudian sampah tersebut dibuang ke daerah pembuangan sampah terakhir. Petugas jaga sekolah aben sampah tersebut sesudah siswa tidak lagi berada di sekolah.

Keterpaduan antara pihak sekolah dan kantin/warung sekolah dalam menangani  sampah plastik dibutuhkan sanggup meminimalisir dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Hal ini dilakukan secara bijak sehingga tidak menyinggung pihak-pihak tertentu Semoga!

Thursday, 10 October 2019

Pasti Dapat Mengelola Sampah Plastik Kemasan Makanan Dan Minuman Secara Bijaksana

Mengelola sampah plastik kemasan makanan dan minuman secara bijaksana – Permasalahan sampah plastik semakin serius diperbincangkan akhir-akhir ini. Pasalnya, sampah plastik terutama yang berasal dari bekas kemasan makanan dan minuman itu, semakin hari semakin meningkat volumenya. Padahal langkah untuk mereduksinya juga sudah diupayakan. 

Mengelola sampah plastik kemasan makanan dan minuman secara bijaksana PASTI BISA Mengelola Sampah Plastik Kemasan Makanan dan Minuman Secara Bijaksana
Membakar sampah plastik kemasan makanan dan minuman ialah langkah bijaksana (matrapendidikan.com)

Sekolah termasuk salah satu daerah yang banyak menghasilkan sampah terutama sampah plastik. Sampah plastik di lingkungan sekolah umumnya berasal dari kemasan makanan dan minuman.

Jajanan siswa yang disediakan di kantin sekolah umumnya makanan dan minuman dengan kemasan plastik. Sampah plastik kemasan ini berjenis polyethylene terdapat pada kemasan-kemasan minuman ringan berbentuk cangkir dan botol. 

Meskipun sudah disediakan daerah sampah plastik namun sering tidak dimanfaatkan oleh siswa.

Oleh alasannya itu sampah plastik bekas kemasan makanan dan minuman ini harus ditangani lebih lanjut secara bijaksana di sekolah. Kemudian penanganannya  sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan sekolah.

Prinsip penanganan sampah plastik ialah 3 R (reduce, reuse dan recycle). Namun tidak semua prinsip itu cocok diterapkan pada suatu sekolah. 

Prinsip penanganan melalui pengurangan (reduce)  sampah plastik di sekolah, ialah langkah yang umum dilakukan namun sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah.

Langkah bijaksana

Mengumpulkannya pada suatu daerah dan kemudian membakarnya pada waktu tertentu ialah tindakan bijaksana dalam mengelola sampah plastik kemasanan makanan dan minuman di sekolah.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang guru pemerhati duduk kasus sampah plastik dari kemasan makanan dan minuman di sekolah, Isral, S.Pd.

"Untuk mempercepat terkumpulnya sampah plastik kemasan makanan dan minuman,  diadakan aktivitas bank sampah. Masing-masing siswa mempunyai kardus/tempat sampah dan mengumpulkan sampah sebanyak mungkin." katanya kepada admin matrapendidikan.com, beberapa waktu lalu.

Guru pembina UKS perlu mengapresiasi tindakan siswa ini dengan menawarkan semacam penghargaan kepada siswa yang aktif dan terbanyak mengumpulkan sampah plastik.

"Walau pun penghargaan tersebut hanya dalam bentuk alat-alat tulis, menyerupai ballpoint, buku tulis, penggaris dan pensil, itu sudah sangat berati dan memberi motivasi kepada siswa untuk mengeloal sampah plastik." Isral, S.Pd memberi contoh.

Masalah sampah plastik kemasan makanan dan minuman yang masih bertebaran perlu ditangani bersama termasuk dengan pihak kantin sekolah. 

Baca juga : Penanganan Terpadu Sampah Plastik di Sekolah
"Bukan. Bukan dengan melarang pihak warung/kantin menjual makanan dan munuman kemasan,” potong Isral, S.Pd dikala ditanya perlu tidaknya pelarangan menjual makanan dan minuman berkemasan plastik.

Justru langkah itu kurang bijaksana bahkan akan mengakibatkan duduk kasus gres dikemudian hari. Oleh alasannya itu Isral juga mengingatkan semoga pihak sekolah tidak 'mencari-cari' cara penanganan sampah plastik kemasan makanan dan minuman, yang belum sesuai dengan situasi dan kondisi siswa di sekolah.
“Misalnya, mewajibkan siswa membawa makanan dan atau minuman dari rumah, dengan membeli peralatan dari produk tertentu. Ini belum tentu sesuai dengan situasi dan kondisi sekolah serta keadaan ekonomi orangtua siswa,” Isral memberi contoh.

Monday, 14 October 2019

Pasti Dapat Menangani Sampah Plastik Kemasan Masakan Dan Minuman

Menangani sampah plastik kemasan masakan dan minuman – Makanan dan minuman yang dikemas dengan materi plastik memang terlihat lebih menarik. Selain itu lebih mudah dipakai alasannya yakni habis dimakan atau diminum isinya, sampahnya sanggup dibuang. Pengguna tak perlu repot mencuci dan menyimpannya kembali. Sekali pakai pribadi dibuang.

Menangani sampah plastik kemasan masakan dan minuman PASTI BISA Menangani Sampah Plastik Kemasan Makanan dan Minuman
Smpah plastik kemasan masakan dan minuman (matrapendidikan.com)

Persoalan yang timbul kemudian, sampah plastik yang tidak ditangani akan mengakibatkan pencemaran tanah dan air. Sampah dari materi plastik tidak terurai oleh kuman pengurai tanah maupun air.
Mengambil tindakan dan langkah kasatmata dalam menanggulangi sampah plastik bekas kemasan masakan dan minuman, tentulah menjadi upaya bijaksana. Misalnya, aben sampah plastik itu di kawasan khusus.

Penanganan sampah plastik dimulai dari diri sendiri, keluarga dan instatnsi/lembaga. Tindakan kasatmata sanggup dimulai dengan mengumpulkan sampah plastik atau membuang sampah plastik pada kawasan tertentu. Kemudian membakarnya pada waktu tertentu secara periodik.

Penggunaan materi plastik, mungkin tidak sanggup dihindari. Namun seiring dengan itu penanggulangannya perlu dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan. Kesadaran individu akan sampah plastik, secara berangsur-angsur akan sanggup mengatasi pengaruh bagi lingkungan.

Tentu saja tidak hanya dengan  membakar, dengan cara mendaur ulang sampah plastik juga merupakan upaya menanggulanginya. Hanya saja, cara ini perlu mekanisme dan sistem yang memakan waktu usang untuk melakukannya.

Misalnya, perlu industri tertentu untuk mendaur ulang sampah plastik sehingga sanggup dimanfaatkan kembali. Begitu pula mendaur ulang sampah plastik menjadi materi keterampilan. Ini perlu kemauan dan keterampilan untuk melakukannya.
Dapat disimpulkan bahwa setiap orang sanggup melaksanakan tindakan dan langkah kasatmata terhadap penanggulangan sampah plastik dari kemasanan masakan dan minuman. Mulai dari membakar, mendaur ulang, menjadikan materi keterampilan/kerajinan dan berupaya mengurangi penggunaan materi plastik.